HomeEKONOMIAnggaran MBG 2025 Capai Rp 100 Triliun, Kepala BGN: Dana Sudah Disiapkan

Anggaran MBG 2025 Capai Rp 100 Triliun, Kepala BGN: Dana Sudah Disiapkan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025 sebesar Rp 100 triliun telah disiapkan pemerintah.

Program ini ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2025.

“Untuk tahap awal, anggaran Rp 71 triliun sudah dialokasikan mulai Januari hingga April untuk 3 juta penerima manfaat. Dari April ke Agustus, penerima manfaat akan naik menjadi 6 juta, dan meningkat lagi ke 15-17 juta penerima pada Agustus hingga September,” ujar Dadan seusai mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Rabu (22/1/2025).

Ia menambahkan bahwa target besar ini akan terus dikejar hingga akhir tahun, dengan anggaran mencapai Rp 100 triliun jika dimulai pada September.

“Kalau dimulai bertahap dari Oktober atau November, anggarannya bisa lebih kecil dari Rp 100 triliun,” jelasnya.

Dadan menyebut bahwa efisiensi anggaran menjadi kunci dalam memastikan tersedianya dana besar untuk program MBG.

Namun, ia enggan menjelaskan secara detail soal efisiensi tersebut, karena menurutnya hal itu berada di ranah Presiden dan Menteri Keuangan.

“Tadi, di dalam forum, Presiden dan Menteri Keuangan menjelaskan bahwa dana itu ada, makanya kami tepuk tangan berkali-kali. Wartawan tadi diminta keluar (saat sidang kabinet paripurna) karena ini sebenarnya rahasia. Tapi yang pasti, ketika badan gizi membutuhkan anggaran, semuanya sudah disiapkan,” ungkapnya.

Dadan menegaskan bahwa seluruh anggaran program MBG berasal dari APBN, tanpa menggunakan cadangan anggaran, CSR BUMN, atau bantuan negara lain.

“CSR BUMN tidak digunakan untuk makanan bergizi, melainkan untuk infrastruktur yang akan menjadi mitra badan gizi. Semua bantuan ini murni dari pemerintah Indonesia untuk rakyatnya,” kata Dadan.

Ia juga membantah adanya pendanaan asing untuk program ini.

“Bantuan dari negara lain hanya berupa technical assistance atau peralatan, itu pun belum ada saat ini. Program MBG sepenuhnya dibiayai pemerintah Indonesia,” tegas Dadan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments