Puluhan siswa SMP negeri 4 Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menyulap limbah plastik menjadi miniatur bendera merah putih. Karya ini dibuat sebagai salah satu ekspresi semangat menyambut HUT RI ke-79.
Limbah berupa kantong plastik tersebut dibuat dengan melibatkan 79 siswa. Mereka menggunakan alat dan bahan sederhana membuat bendera merah putih dari limbah kantong plastik.
Untuk membuat bendera Indonesia ini, dua kantong plastik berwarna merah dan putih dikumpulkan dan diukur dengan ukuran yang telah ditentukan. Kemudian kedua kantong plastik ini digunting dan direkatkan dengan menggunakan lem.
Usai direkatkan dengan menyatukan dua warna kantong plastik ini, barulah terbentuk sebuah bendera merah putih yang kemudian diikatkan pada sebatang tiang lalu dipasang di masing-masing ruang kelas.
Menurut salah satu siswa, Raziq Imran Nawan, ide membuat bendera dengan menggunakan limbah muncul setelah melihat banyaknya sampah dari kantong plastik yang berada di sekitar sekolah.
“Kreasi membuat bendera dari limbah plastik siswa setiap kelas, daripada terbuang dan menjadi sampah akhirnya kami membuat kreatifitas bendera merah putih,” ujarnya, Sabtu (10/8/2024).
Sementara menurut guru pembimbing, Tenriawari, kreativitas siswanya dituangkan ke dalam sebuah karya menyulap limbah kantong plastik jadi bendera. Sebanyak 79 siswa dilibatkan dalam pembuatan bendera sesuai dengan usia kemerdekaan Republik Indonesia.
“Diprakarsai peserta didik membuat karya dari barang bekas,” tuturnya.
Dengan kreativitas membuat bendera merah putih dapat membangkitkan dan tanamkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air kepada siswa penerus bangsa.