Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Kehadiran Prabowo di lokasi persemayaman bertujuan menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penghormatan atas pengabdian almarhum selama berkarier di lingkungan TNI.
Setibanya di Mabesad, Prabowo disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI Yusuf Jauhari, serta KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Presiden kemudian memasuki ruang persemayaman untuk memberikan penghormatan di hadapan jenazah dan memanjatkan doa. Setelah itu, ia menemui keluarga almarhum untuk menyampaikan ungkapan duka cita.
Kenang Pengabdian Mantan KSAD
Subagyo Hadi Siswoyo merupakan salah satu perwira senior TNI Angkatan Darat yang memiliki perjalanan karier panjang. Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1970 itu pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus pada 1994–1995.
Kariernya berlanjut hingga menduduki jabatan Kepala Staf Angkatan Darat pada Februari 1998 sampai November 1999. Selama menjabat KSAD, Subagyo bertugas pada masa tiga presiden, yakni Soeharto, B.J. Habibie, dan Abdurrahman Wahid.
Di luar dinas militer, Subagyo juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Januari 2015 hingga Oktober 2019.
Dimakamkan di TMP Kalibata
Subagyo HS meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin (19/10/2026) pukul 16.20 WIB.
Jenazah almarhum dijadwalkan diterbangkan dari Yogyakarta menuju Jakarta pada Selasa pagi sebelum dibawa ke Mabesad untuk disemayamkan dan disalatkan.
Setelah rangkaian penghormatan terakhir di Mabesad selesai, jenazah dibawa ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, untuk dimakamkan melalui upacara militer pada pukul 13.30 WIB.
Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan negara atas pengabdian Subagyo kepada bangsa dan negara selama menjalani karier di lingkungan TNI.