Ketua DPP PDIP bidang politik, Puan Maharani menegaskan 3 kader PDIP yang dikabarkan menjadi calon menteri, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masih menunggu restu ketum Megawati Soekarnoputri. Menurut Puan, restu tersebut akan memastikan PDIP bergabung kabinet Prabowo-Gibran atua tidak.
“Kita tunggu (restu Megawati) itu insyaallah,” ujar Puan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2024).
Sebelumnya, Puan Maharani pernah merespons atas menguatnya isu PDIP bergabung kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran. Puan minta masyarakat bersabar karena pada waktunya sikap PDIP akan disampaikan publik.
“Nanti lihat pada waktunya,” ujar Puan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2024).
Termasuk, kata Puan, nama-nama kader PDIP yang dikabarkan masuk kabinet Prabowo-Gibran, seperti Budi Gunawan (BG), Olly Dondokambey dan Abdullah Azwar Anas. Menurut Puan, semuanya akan ketahuan pada tanggal 20 Oktober 2024, saat pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029.
Baca Juga: Gibran Sambut Baik Rencana Pertemuan Prabowo dan Megawati
“Iya (ditunggu tanggal 20 Oktober),” tandas Puan.
Terpisah, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey memastikan bahwa PDIP akan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran 5 tahun mendatang. Olly mengaku Ketum Megawati Soekarnoputri sudah menyatakan hal tersebut karena bagi Megawati, Indonesia tidak mengenal sistem oposisi dan koalisi.
“Pada prinsipnya kerja sama itu sudah berjalan dan Ibu (Megawati) juga bilang kita tidak mengenal oposisi. Jadi kita bekerja sama-sama, kita membantu Pak Prabowo di dalam menjalankan pemerintahan ke depan,” ujar Olly saat dihubungi wartawan, Senin (7/10/2024).
Olly mengatakan, dukungan PDIP ke pemerintahan Prabowo-Gibran tak terhindarkan karena saat ini, Ketua DPP PDIP Puan Maharani sudah menjadi Ketua DPR. Menurut Olly, pemerintahan Prabowo-Gibran mau tidak mau harus bekerja sama dengan dengan Puan Maharani selalu ketua DPR.
“Yang jelas kan kerja sama sudah jalan. Karena apa, Mbak Puan sudah jadi ketua DPR. Segala program pemerintah kan Mbak Puan yang ketok. Ya toh, artinya kan sudah jalan, tinggal seperti apa kelanjutannya, kita tunggu hasil pertemuan Ibu sama Pak Prabowo aja,” tandas Olly.
Hanya saja, kata Olly, dirinya tidak mengetahui secara pasti soal PDIP bakal mendapatkan jatah kursi kabinet. Menurut Olly, kursi kabinet untuk PDIP tergantung pembicaraan Megawati dan Prabowo yang rencananya akan bertemu sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Kalau itu urusan kabinet kan bukan urusan saya itu. Itu urusan Pak Prabowo, apa dia meminta Ibu mengusulkan dan dia menyetujui ya urusan Pak Prabowo itu, hak preogratif presiden,” pungkas Olly.