Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres saat meninjau kawasan depan Masjid Jami Matraman bersama Camat Menteng, Lurah Pegangsaan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta tokoh agama.
“Kami ingin memberikan imbauan kepada warga, khususnya warga Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, agar tidak terprovokasi dan tetap dapat melaksanakan aktivitas seperti biasanya,” kata Reynold kepada awak media di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya terus hadir di lokasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat setelah peristiwa bentrokan yang terjadi sehari sebelumnya.
Menurut dia, pengamanan juga difokuskan di sejumlah titik, termasuk di sekitar Masjid Jami Matraman dan Jalan Pegangsaan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Reynold mengatakan personel gabungan telah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya dan terus berbaur dengan warga untuk memberikan rasa aman sekaligus mengajak masyarakat menahan diri.
“Saat ini kami masih melakukan pengamanan pasca-peristiwa kemarin. Ada satu kompi dari Polda Metro Jaya, selain personel Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek, serta satu kompi dari Kodam. Tujuannya berpatroli dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar dia.
Lebih lanjut, Kapolres juga meminta masyarakat menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Kami mohon kepada masyarakat agar melakukan pemberitaan yang tidak berlebihan dan menggunakan media sosial dengan baik dan benar. Percayakan proses penegakan hukum kepada jajaran Polda Metro Jaya,” ujar dia.