Pembelian tiket kapal ferry di seluruh pelabuhan mengalami peningkatan sebesar 5 persen dari total kapasitas tiket yang dijual pada H-4 dan H-3 Lebaran 2025 atau 27-28 Maret 2025.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat peningkatan pembelian tiket kapal ferry terjadi di 49 pelabuhan penyeberangan di seluruh Indonesia. Mulai dari Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Pontianak, Batulicin, hingga Balikpapan.
Hal ini sesuai prediksi awal dari pihak ASDP mengingat pergerakan pengguna jasa kapal ferry biasanya akan mulai meningkat mendekati periode libur Lebaran. Ditambah peak season angkutan Lebaran terjadi akibat libur Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi yang berdekatan di tahun ini.
Selain itu, volume penumpang dan kendaraan periode angkutan Lebaran 2025 yang semakin meningkat sejak H-10 atau tanggal 21 Maret 2025. Adapun jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 205.715 pada H-10 sampai H-7 Lebaran.
Selain itu, peningkatan volume pemudik juga dipengaruhi oleh imbauan pemerintah kepada perusahaan, instansi, dan lembaga untuk menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA). Imbauan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya kepadatan arus mudik.
Selaras dengan pemerintah, ASDP juga membuka pembelian tiket kapal ferry sejak H-60 atau sebulan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Masyarakat yang ingin mudik menggunakan jasa penyeberangan disediakan layanan pembelian berbasis aplikasi dan website Ferizy.
ASDP turut mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembelian supaya para pemudik dapat merasakan pengalaman penyeberangan yang nyaman dan terencana. Pemudik yang sudah membeli tiket juga perlu untuk memperhatikan jadwal keberangkatan supaya tidak hangus jika terlambat.