HomeLINGKUNGANGibran Tiba di NTT, Tinjau Penanganan Pascagempa

Gibran Tiba di NTT, Tinjau Penanganan Pascagempa

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026), untuk meninjau langsung penanganan pascagempa di sejumlah wilayah terdampak.

Gibran datang bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga membawa enam mahasiswa yang akan membantu proses trauma healing bagi para korban gempa.

Gibran tiba di Maumere sekitar pukul 13.00 WITA dan langsung bergerak menuju lokasi terdampak untuk melihat kondisi masyarakat serta penanganan yang dilakukan pemerintah.

71 Orang Meninggal Dunia

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB, gempa bumi yang melanda NTT telah menyebabkan 71 orang meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah pengungsi di berbagai wilayah NTT mencapai 59.647 orang. Kabupaten Manggarai tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak.

Kondisi tersebut membuat pemerintah terus memperkuat penanganan darurat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.

Ratusan Ton Bantuan Disalurkan

Pemerintah juga terus mengirimkan bantuan logistik ke wilayah terdampak. Hingga 18 Agustus 2026, sebanyak 398 ton bantuan telah dikirimkan dalam periode 15–18 Agustus.

Dari jumlah tersebut, sekitar 165 ton telah didistribusikan melalui jalur udara hingga Selasa (18/8). Sementara jalur darat tetap menjadi moda utama dalam pengiriman bantuan ke wilayah terdampak.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat, termasuk kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar lainnya.

Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan

Selain bantuan logistik, pemerintah memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Kementerian Kesehatan telah mengaktifkan sembilan fasilitas kesehatan Health Emergency Operation Center (HEOC).

Pengaktifan fasilitas tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan pemantauan kondisi kesehatan sekaligus memastikan kebutuhan medis pascagempa dapat segera ditangani.

Gempa yang melanda NTT tercatat memiliki magnitudo 7,7 dan menimbulkan dampak di sejumlah wilayah.

Pemerintah sebelumnya juga telah mengalokasikan sekitar Rp44 miliar untuk mendukung penanganan bencana di NTT hingga Rabu (19/8).

Kunjungan Gibran ke NTT menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan pascagempa berjalan secara langsung di lapangan, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi dengan cepat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments