Presiden Prabowo Subianto bakal menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Brasil pada 6-8 Juli 2025. Kepala negara dijadwalkan bertolak ke Rio de Janeiro seusai kunjungan kenegaraan di Jeddah, Arab Saudi.
Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi setelah melepas keberangkatan Presiden Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/7/2025).
“Setelah dari Arab Saudi, bapak presiden akan melanjutkan kunjungan untuk mengadiri (KTT) BRICS di Brasil,” kata Prasetyo.
Ini menjadi momen perdana Presiden Prabowo menghadiri forum tesebut setelah Indonesia resmi masuk dalam keanggotaan BRICS pada Januari 2025.
Dalam KTT itu, Pemerintah Indonesia juga dikabarkan bersiap bergabung dengan New Development Bank (NDB), bank pembangunan yang didirikan negara-negara anggota BRICS.
Indonesia secara resmi diumumkan sebagai anggota BRICS oleh Pemerintah Brasil pada Senin (6/1/2025). Kelompok BRICS, yang awalnya dibentuk pada 2009 oleh Brasil, Rusia, India, dan China, diperluas dengan keanggotaan Afrika Selatan pada 2010.
Pada 2024, BRICS juga menerima anggota baru seperti Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab. Sejumlah negara lain, termasuk Turki, Azerbaijan, dan Malaysia, juga telah mengajukan permohonan untuk bergabung.
Keanggotaan Indonesia di BRICS membuka peluang untuk menjangkau pasar-pasar baru di luar negara-negara tradisional yang menjadi mitra ekspor utama selama ini. Tak hanya itu, keanggotaan Indonesia di BRICS juga diharapkan dapat meningkatkan stabilitas ekonomi di tengah perubahan kebijakan global.