Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf memastikan bahwa persiapan layanan haji sudah hampir selesai jelang pemberangkatan kloter pertama jamaah yang rencananya dilakukan pada 22 April 2026.
“Kesiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji,” kata Menhaj Moch. Irfan Yusuf dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden di Jakarta, Rabu.
Dia menyampaikan bahwa untuk akomodasi jamaah sudah disiapkan 177 hotel beserta 51 dapur di Makkah dan 100 hotel dan 23 dapur di Madinah. Tidak hanya itu, dia juga memastikan telah disiapkan layanan kesehatan yang memadai di dua kota tersebut dan disupervisi langsung oleh Saudi German Hospital.
Irfan juga memastikan seluruh kartu Nusuk sudah tiba di Indonesia dan diharapkan dapat dibagikan serta diaktivasikan oleh calon jamaah haji saat berada di embarkasi Indonesia.
Dia menyampaikan rencana keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji akan dilakukan pada 22 April 2026 dan rencana kepulangan akan dimulai pada 1 Juni 2026.
Total terdapat 16 embarkasi keberangkatan dengan tambahan embarkasi yaitu di Cipondoh dan Yogyakarta.
Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa konflik regional di Timur Tengah tetap menjadi perhatian pemerintah.
“Presiden meminta kepada kami untuk menjadikan keselamatan dan keamanan jamaah sebagai prioritas utama. Beliau sudah menyampaikan ini ketika Ramadhan kemarin. Kemudian kita fokus pada keselamatan dan keamanan jamaah,” jelasnya.
Dia mengatakan bahwa Presiden sudah memastikan bahwa selama tidak ada informasi lanjutan dari Pemerintah Arab Saudi maka calon jamaah haji Indonesia siap berangkat ke Tanah Suci.