HomeEKONOMILPDP Tegaskan Pembatasan Kuota Beasiswa 2025–2026 Bukan karena Efisiensi

LPDP Tegaskan Pembatasan Kuota Beasiswa 2025–2026 Bukan karena Efisiensi

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap alasan pembatasan kuota penerima beasiswa LPDP menjadi hanya 4.000 orang untuk tahun 2025 dan 2026. Pembatasan tersebut ditegaskan tidak berkaitan dengan isu efisiensi anggaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Sudarto, menjelaskan bahwa pembatasan jumlah awardee tidak dilakukan karena alasan efisiensi. Hal itu melainkan karena pemerintah telah menyalurkan jumlah beasiswa yang sangat besar dalam dua tahun terakhir.

“Bukan karena efisiensi, tapi karena di tahun 2023–2024 kita memang mengejar ketertinggalan angka partisipasi pendidikan tinggi. Waktu itu pemerintah menerima jumlah awardee yang sangat besar,” ujar Sudarto dalam acara media gathering Kemenkeu di Bogor, Kamis (9/10/2025).

Sudarto menegaskan, kondisi keuangan LPDP sangat kuat untuk mendanai pendidikan anak bangsa. Hingga saat ini, total dana abadi bidang pendidikan tercatat mencapai Rp154,11 triliun.

Rinciannya, dana abadi pendidikan (DAP) termasuk membiayai beasiswa LPDP sebesar Rp126 triliun, dana abadi penelitian sekitar Rp12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp10 triliun dan dana abadi untuk kebudayaan Rp5 triliun.

“Tentunya dari sisi pendanaan kita siap. Kuota 4.000 penerima LPDP tahun 2025 dan 2026 sudah kami hitung sesuai arahan Presiden,” imbuhnya.

Sudarto menambahkan, arahan Presiden Prabowo adalah agar lulusan LPDP memiliki dampak yang lebih besar. Karena itu, LPDP tengah berkoordinasi dengan Kemendikbudristek, Kemenag, BRIN, dan sejumlah pihak lainnya untuk merancang skema beasiswa yang lebih baik. Skema baru tersebut ditargetkan rampung pada 19 November 2025.

“Kami akan melihat kembali bagaimana skemanya supaya lulusan LPDP semakin berdampak. Mudah-mudahan 19 November sudah bisa kami publikasikan agar semua pihak dapat bersiap untuk bersaing,” tutur Sudarto.

Untuk diketahui, di tahun 2023, LPDP menerima 9.358 awardee dari 33.396 pendaftar, sementara pada 2024 jumlah penerima mencapai 8.592 orang dari 52.842 pendaftar. Pada 2025, LPDP memproyeksikan penerimaan 4.000 awardee dari total 78.000 pendaftar.

Adapun peserta yang lolos seleksi tahap I tercatat sebanyak 1.665 orang, termasuk program fellowship dan program prioritas. Saat ini, seleksi tahap II masih berlangsung.

Sudarto mengatakan, besarnya jumlah penerima beasiswa pada tahun-tahun sebelumnya membuat kuota tahun ini menjadi lebih sedikit. Namun, ia tetap optimistis dan memberikan harapan akan adanya penambahan kuota penerima beasiswa LPDP mulai tahun 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan 2027 kita akan menerima lebih banyak lagi,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments