Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelusuri informasi mengenai dugaan aliran dana dalam kasus korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) yang disebut-sebut mengalir dari mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke sejumlah pihak, termasuk selebritas Aura Kasih.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, lembaganya akan memastikan kebenaran informasi yang beredar tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
“Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut. Dan jika masyarakat memiliki data ataupun informasi awal yang valid, silakan bisa disampaikan kepada kami,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.
Menurut Budi, KPK juga akan melakukan klarifikasi dengan pihak-pihak yang dianggap mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan informasi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memperjelas dugaan aliran dana dalam perkara yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait informasi itu,” kata Budi.
KPK menegaskan, setiap informasi yang masuk akan ditelaah secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang sah. Lembaga antirasuah itu juga mengingatkan agar masyarakat tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah selama proses hukum berjalan.
Sejauh ini, KPK belum menyampaikan secara rinci pihak-pihak yang telah dimintai keterangan maupun nilai dugaan aliran dana dalam kasus pengadaan iklan Bank BJB tersebut.