HomeLINGKUNGANBencana Sumatera, Wakapolri Akui Kejar-kejaran dengan Waktu untuk Identifikasi Jenazah

Bencana Sumatera, Wakapolri Akui Kejar-kejaran dengan Waktu untuk Identifikasi Jenazah

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengakui jajarannya berkejaran dengan waktu untuk mengungkap jenazah-jenazah korban bencana Sumatera yang belum teridentifikasi. Dia pun menegaskan komitmen pihaknya melakukan percepatan identifiksi.

“Kami berkejaran dengan waktu untuk identifikasi jenazah yang belum teridentifikasi,” kata Wakapolri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Dalam hal identifikasi jenazah, Wakapolri menyampaikan masih ada beberapa jenazah korban bencana di Sumatera yang terus diupayakan identifikasinya oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Upaya identifikasi ini dilakukan dengan pendekatan DNA.

Untuk mendukung penanggulangan pasca bencana, Wakapolri mengungkapkan pihaknya di tiap satuan wilayah baik Polda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah menerjunkan total 7.614 personel. Selain itu, ada juga 999 personel BKO dari Mabes Polri yang diberangkatkan.

“Kemudian untuk tim DVI, dan tenaga kesehatan ada 43 personel, kemudian trauma healing ada 82 personel, dalam rangka untuk mendukung penanganan dan pemulihan bencana di sana,” ungkap Wakapolri.

Wakapolri membeberkan, fokus pihaknya selama satu bulan ke depan yakni mitigasi bencana, suplai bantuan logistik, kemudian tenaga kesehatan. Selain itu, perbaikan infrastruktur juga menjadi prioritas.

“DVI juga akan terus melakukan evaluasi, memang membutuhkan waktu 2-4 minggu untuk tim DVI bekerja dalam rangka untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments