HomeHUKUMKemenperin Perketat Sistem Anti-Bullying di 22 Sekolah Vokasi Industri

Kemenperin Perketat Sistem Anti-Bullying di 22 Sekolah Vokasi Industri

Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh sekolah vokasi industri menjadi ruang belajar yang aman dan bebas dari bullying. Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan tidak ada bulliying.

Kepala Pusat PPVI BPSDMI Kementerian Perindustrian, Wulan Aprilianti Permatasari, mengungkapkan bahwa 22 sekolah vokasi di bawah binaan Kemenperin terdiri dari 11 SMK Teknologi Industri, 2 Akademi Komunitas, dan 9 SMP Industri telah membangun sistem perlindungan siswa yang terstruktur dan berlapis.

“Memang kehidupan di sekolah atau kampus sulit terlepas dari potensi buli. Tapi di setiap satuan pendidikan kami sudah membentuk organisasi perlindungan siswa yang beranggotakan wakil kepala sekolah, komite, unsur siswa, hingga senat kampus,” ujar Wulan di Kabupaten Bogor, Kamis (27/11/2025).

Organisasi ini bertugas melakukan monitoring rutin, mendeteksi area rawan kejadian bullying, dan memastikan laporan terus mengalir ke pimpinan sekolah. Menurut Wulan, seluruh area sekolah yang berpotensi menjadi lokasi perundungan, termasuk ruang-ruang tersembunyi, telah diawasi secara ketat.

“Kami juga menyiapkan sarana dan prasarana perlindungan siswa. Tim kami selalu melakukan dialog dengan siswa dan mahasiswa untuk memastikan apakah ada gejala pembuli. Laporannya kami terima secara berkala,” jelasnya.

Meski fokus pendidikan vokasi mereka kuat pada dual system dan link and match dengan sektor industri, Wulan menekankan bahwa keamanan psikologis dan kesejahteraan siswa tetap menjadi prioritas utama.

“Insyaallah di seluruh sekolah kami kondisi siswa aman. Kami ingin memastikan mereka belajar tanpa rasa takut dan berkembang dengan percaya diri,” tegasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments