Consumer Sourcing Expo (CSE) Asia 2024 resmi dibuka sejak Kamis (14/11/2024), di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pameran diadakan oleh Hongkong Global Convention & Exhibition Group (HKGEC) dan didukung oleh Asean Tourism, Trade and Economy Council (ATEC) dengan tujuan mengeksplorasi peluang pasar yang lebih luas, membangun kerja sama industri, dan memperkuat perdagangan produk unggulan Asia untuk pasar internasional.
Tidak hanya itu, pameran ini juga menghadirkan 400 exhibitor yang mewakili berbagai industri, mulai dari produk konsumen hingga teknologi terbaru.
Ketua Umum Asian Trade, Tourism & Economics Council (ATEC), Budihardjo Iduansjah, menyebut pembukaan SCE 2024 di Jakarta sebagai bentuk mengutamakan Jakarta di antara kota ASEAN. Budi menyebut, melalui SCE 2024 produk Indonesia juga akan dibawa ke negara lainnya untuk mendorong penjualan global.
Sebab event ini juga menampilkan Inabuyer EV & SME Pavilion, yang menghadirkan produk lokal dari usaha kecil dan menengah (SME), serta berbagai motor listrik. Paviliun ini bertujuan mendukung pengembangan sektor UKM dan memajukan inovasi transportasi ramah lingkungan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, Budi juga berharap pameran ini mampu menarik investor untuk berinvestasi jangka panjang di Indonesia.
“Moga-moga tahun depan bisa ada pameran CSE ini ada di Indonesia paviliun, Malaysia dan Vietnam, termasuk Manila. Itu adalah harapan kami terjadi perdagangan antara ASEAN, termasuk mengundang China investasi di Indonesia. Kalaupun masih belum bisa investasi, import dulu secara resmi,” kata Budi.
Sehubung dengan hal tersebut, General Manager of Ningbo Sanzhong International Business & Exhibition, Lawrence Liu menyatakan bahwa peluang investasi di Indonesia sangat besar mengingat Indonesia akan memiliki ibu kota baru.
“Bagus, lho, soal investasi, ada banyak peluang di Indonesia, karena akan punya ibu kota baru. Dan saya lihat banyak berita di televisi Anda bahwa banyak kawasan industri baru akan dibuat dan dikembangkan. Jadi akan ada banyak peluang untuk lapangan kerja dan juga banyak barang impor dari China. Jadi ini seperti perdagangan bilateral. Jadi ini seperti kemenangan ganda,” tutur Lawrence.
Adapun, CSE Asia 2024 menampilkan berbagai produk unggulan dari supplier dan manufaktur ternama di China. Pameran ini mencakup beragam produk, mulai dari fashion apparels, home & gifts decorations, consumer electronic, hingga home appliances.
Dalam upaya memperkuat program perdagangan di dalam negeri, ATEC bekerjasama dengan CSE Asia 2024 berkolaborasi dengan pelaku usaha lokal, UKM, Kementerian, Lembaga, dan Asosiasi, untuk mendukung program seperti Belanja di Indonesia Aja dan Beli Buatan Indonesia. CSE Asia 2024 juga menjadi bagian dari program investasi untuk mendorong pembukaan pabrik dan kerja sama lintas negara di ASEAN dan Tiongkok, sehingga industri Indonesia dapat semakin terintegrasi dalam rantai pasok global.
Langkah ini adalah bagian dari upaya ATEC dalam mengorganisasikan pameran dagang di kawasan ASEAN, termasuk membuka jalan bagi produk-produk Indonesia untuk semakin kompetitif di pasar ASEAN.
Pameran ini dijadwalkan berlangsung hingga 16 November 2024, dan diharapkan menarik ribuan pengunjung. Selain pameran produk, diadakan juga sesi Business Matching dengan calon mitra bisnis dari Luar Negeri sesuai dengan profil usaha dan kebutuhan lini bisnisnya yang tidak hanya memberikan akses langsung terhadap tren dan inovasi terbaru, tetapi juga memperkuat kemitraan bisnis yang telah ada.