Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7), untuk membahas berbagai isu strategis di sektor pendidikan tinggi. Pertemuan tersebut difokuskan pada evaluasi dan percepatan pelaksanaan program-program prioritas pemerintah di bidang perguruan tinggi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan dirinya memenuhi panggilan Presiden untuk melaporkan perkembangan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, rapat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan implementasi program berjalan sesuai target.
Brian menjelaskan, sejumlah isu yang dibahas mencakup penguatan kualitas pendidikan tinggi, peningkatan riset dan inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia yang mampu mendukung daya saing nasional. Pemerintah juga terus mendorong perguruan tinggi agar berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan di berbagai sektor.
Selain Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, rapat terbatas juga dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait untuk membahas isu lintas sektor yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan tinggi dan program strategis nasional.
Pemerintah menilai perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dapat menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, sinergi antara kementerian, lembaga, dan dunia akademik terus diperkuat agar kebijakan yang dihasilkan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda Presiden Prabowo dalam memantau pelaksanaan program prioritas pemerintah sekaligus memastikan kebijakan di sektor pendidikan tinggi berjalan selaras dengan visi pembangunan nasional.