Sebanyak 37 WNI tiba di Tanah Air setelah berhasil di evakuasi dari negara konflik Suriah. Ketibaan mereka di Indonesia, melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
“Alhamdulillah pada hari ini 37 WNI terdiri dari 35 warga negara Indonesia dan dua pendamping dari KBRI Damaskus telah tiba di Tanah Air,” ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia pada Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha di bandara.
Judha mengatakan pemrintah Indonesia masih berupaya melakukan proses pemulangan puluhan WNI yang umumnya mereka adalah sebagai pekerja migran di Suriah non prosedural.
“Menurut catatan ada 96 warga negara Indonesia lagi yang bersedia untuk dievakuasi dan kita sedang upayakan untuk evakuasi mereka keluar dari Suriah,” ungkapnya.
Pemerintah Indonesia sedikit mengalami kendala mengenai pendataan berapa banyaknya jumlah WNI yang masih ada di Suriah. Sebab mereka tidak tercatat di Kementerian Ketenagakerjaan maupun Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
“Kami sampaikan bahwa berdasarkan data imigrasi ada 1.162 warga negara kita yang ada di Suriah, namun memang datanya tidak tidak lengkap. Jadi kita saat ini memang lagi berupaya untuk bisa mendapatkan data yang lebih akurat,” bebernya.
Judha menyampaikan pemulangan puluhan WNI yang telah berhasil di evakuasi dari Suriah dan sudah tiba di Tanah Air, mereka melalui jalur darat dari kota Damaskus, Beirut, kemudian terbang ke Jakarta menggunakan pesawat komersial.
Selain itu, Judha juga menghimbau kepada masyarakat Indonesia yang memiliki sanak saudara di Suriah agar menginformasikan kepada pihak terkait pemerintahan Indonesia.