Pengusaha sekaligus politisi PPP, Sandiaga Uno mengunjungi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Jalan Kutai Utara nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.
Pertemuan tersebut berlangsung tertutup selama sekitar 45 menit. Usai pertemuan, Sandiaga diantara Jokowi menuju pintu gerbang dan bertemu awak media.
“Saya sowan silaturahim sama Pak Jokowi, kebetulan saya ini mantu, keponakan saya nikah sama Mas Rio Haryanto, jadi seluruh keluarga kami ada di Solo sekaligus silaturahmi dengan Pak Jokowi. Melepas kangen, rindu tiga bulan tidak ketemu,” ujarnya kepada awak media.
Saat ditanya apa yang dibicarakan dengan Jokowi, Sandiaga mengatakan, keduanya banyak berdiskusi mengenai ekonomi dan politik. Salah satunya masukan untuk PPP yang saat ini tengah berbenah agar bisa kembali ke Senayan.
“Kami harus fokus dengan pemilih muda, pemilih perempuan dan bagaimana juga transformasi menjadi partai yang dipilih karena bisa memberikan solusi kepada kebutuhan masyarakat, terutama masalah ekonomi sosia. Dan juga memberikan peluang yang besar untuk mencapai Indonesia emas 2045. Itu kan treknya, jadi bagaimana bisa menjadi bagian dari itu,” ujar Sandiaga.
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu mengakui jika saat ini PPP sedang fokus menata dan membenahi agar bisa kembali memperoleh kursi parlemen di Senayan.
“PPP ini sekarang bagaimana caranya P3 bisa kembali bisa ke Senayan parlemen ini sedang kita Tata dan mudah-mudahan bisa bermitra dengan partai perorangan,” ungkapnya.
Saat ditanya apakah ia juga menawari Jokowi masuk PPP, Sandiaga tertawa sembari mengatakan jika pihaknya maupun PPP sudah beruntung bisa mendapatkan arahan dari mantan Wali Kota Solo itu.
“Pak Jokowi ini adalah bapak yang dimiliki oleh semua. Jadi kami, PPP terus mendapatkan arahan dari beliau sangat baik terutama dalam bertransformasi. Transformasi menjadi partai yang lebih dekat dengan masyarakat, lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi masyarakat,” kata dia.
Sandiaga pun mengungkapkan jika ia sempat membahas mengenai partai perorangan yang disebut Jokowi. Menurutnya hal tersebut merupakan inovasi yang menarik untuk dibahas.
“Menurut saya, ini sebuah inovasi ya. Karena biasanya partai itu politik, ini ada partai perorangan. Tadi sempat juga saya matur ke bapak Jokowi ini ada fenomena dari segi political preneur, ada perubahan struktur dari pada politik dan mungkin politik perorangan ini perlu didalami karena saya juga menurut saya sesuatu yang sangat baru,” ucap Sandiaga.