HomeHUKUMSudah Dihapus, Polisi Telusuri Jejak Digital Video Porno di Ponsel Armor Toreador

Sudah Dihapus, Polisi Telusuri Jejak Digital Video Porno di Ponsel Armor Toreador

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan pihaknya masih mendalami adanya video porno yang tersimpan di dalam gadget milik tersangka kasus KDRT Armor Toreador. Ditemui wartawan, Rio mengungkapkan sejumlah rekaman video porno sudah dihapus pelaku sehingga polisi harus mendatangkan tim laboratorium forensik untuk memulihkan video yang sudah terhapus.

Keberadaan rekaman video porno ini penting dilakukan pemeriksaan karena terkait motif penganiayaan yang dilakukan Armor terhadap istri dan anaknya. Menurut Kapolres masih ada dua versi penyebab penganiayaan yang dilakukan Armor kepada Intan. Versi pertama dari Armor menyatakan penganiayaan terjadi karena cekcok setelah pelaku ketahuan menonton video porno. Namun versi lain disebabkan dugaan Intan cemburu pelaku selingkuh. Untuk memastikan berbagai dugaan tersebut.

Polisi kini sudah bekerjasama dengan tim laboratorium forensik guna memulihkan berbagai rekaman video dewasa yang sudah terhapus.

“Jadi jumlahnya berapa meskipun sudah dihapus kita bisa mengangkat HP tersebut file-filenya. Jumlahnya berapa kita akan hadirkan di pengadilan karena masuk materi penyidikan,” ungkap Kapolres.

Baca Juga: Jadi Tersangka KDRT, Armor Toreador Sebut Nikah Mudah Tidak Mudah

Seperti diketahui kasus KDRT terhadap Intan Nabila yang viral di dunia maya sepekan terakhir ini membuat Armor Toreador harus berurusan dengan aparat keadilan. Armor ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan tiga pasal sekaligus yaitu penganiayaan, KDRT dan penganiayaan anak.

Kapolres menegaskan pihaknya tidak akan menghentikan proses hukum terhadap Armor sekalipun pelaku mengajukan restorative justice (RJ). Keberadaan video porno dalam hp pelaku yang kini sudah disita petugas bisa menjadi petunjuk untuk mengungkap motif kasus ini.

“Iyes, lebih dari satu. Iya (Armor) sering menonton video porno,” lanjutnya.

Meski demikian Kapolres tidak membeber apakah video yang terapan merupakan rekaman pribadi ataupun video hasil download.

“Itu materi dalam penyidikan, mohon maaf nanti akan kami hadirkan di persidangan,” pungkas Rio.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments