Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno optimistis bisa memenangkan Pilkada Jakarta satu putaran.
Apalagi pasangan ini telah mendapatkan doa dan wejangan dari tokoh agama. Diketahui, Pramono Anung bertemu dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Matraman KH Zainuri.
“Jadi kalau para kiai, para sesepuh, pemuka masyarakat, pemuka agama, sudah memberikan doa, wejangan dan sebagainya, bukan hanya optimis, itu menjadi energi yang luar biasa,” ujar Pramono usai bertemu dengan KH Zainuri di kawasan Matraman, Jakarta Timur.
Menteri Sekretariat Kabinet itu pun mengatakan jika Pilkada Jakarta dilakukan dua putaran akan membuang energi. Hal disampaikan ketika disinggung perihal pasangan Ridwan Kamil – Suswono yakin menang satu putaran.
“Harus (target satu putaran). Lihat wajah saya saja optimis banget. Semua kan bertanding harus menang satu putaran, ngapain dua putaran lebih mahal, buang-buang uang, energinya juga berlebihan,” terangnya.
Pramono pun tidak gentar dengan adanya banyak partai yang mendukung pasangan Ridwan Kamil dan Suswono.
“Mau 20 partai juga tidak apa-apa. Kalau perlu kita tambahin menjadi 20 partai,” terangnya.
Sementara itu, dalam pertemuannya dengan KH Zainuri kemarin, Pramono Anung juga mendapat wejangan agar Pilgub berjalan dengan damai dan tidak menggunakan politik identitas.
Politik yang digunakan adalah politik gagasan. Tentu saja semuanya kembali kepada rakyat, biar rakyat yang menilai.
“Beliau sebagai tokoh agama tentunya ingin melihat Pilgub ini berjalan dengan sejuk, damai. Saya juga sampaikan ke beliau, walaupun kami semua beragama Islam tetapi tidak ingin menggunakan politik identitas di dalam pilgub ini.
Supaya apa yang terjadi pada yang lalu, tarik-menarik yang terlalu kuat tidak terjadi pada saat ini,” pungkasnya.