HomeEKONOMIPerang Dagang Global, Ketua DPR Minta Pemerintah Segera Isi Kekosongan Dubes AS

Perang Dagang Global, Ketua DPR Minta Pemerintah Segera Isi Kekosongan Dubes AS

Ketua DPR Puan Maharani meminta kekosongan duta besar (dubes) RI di Amerika Serikat (AS) segera diisi. Posisi dubes tersebut telah kosong sejak dua tahun terakhir, padahal posisi dubes penting terutama di tengah perang dagang global termasuk kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebesar 32 persen untuk Indonesia.

“Ya sebaiknya untuk pos-pos yang masih kosong pemerintah bisa segera menindaklanjuti,” ujar Puan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/4/2025).

DPR, kata Puan, menunggu langkah pemerintah. Nantinya, DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test untuk para calon dubes. “Kami di DPR menunggu hal tersebut,” tandas Puan.

Posisi Dubes Indonesia untuk AS yang telah kosong selama hampir dua tahun usai Rosan Roeslani menyelesaikan tugasnya pada 17 Juli 2023. Kala itu dia ditunjuk menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Roy Soemirat sudah memberikan respons soal kekosongan posisi dubes AS. Menurut dia, tak ada yang aneh dengan kosongnya posisi dubes tersebut.

Roy juga memastikan segala kegiatan dan pekerjaan kedutaan besar (kedubes) tetap berjalan normal. Menurut dia, tak ada pengaruh kosongnya posisi Dubes dengan kebijakan tarif AS.

“Dalam kebiasaan diplomatik sebetulnya tidak ada yang aneh apabila suatu pos duta besar belum sempat terisi karena tetap mekanismenya berjalan, di mana kantor KBRI atau KJRI akan dipimpin oleh KUAI (Kuasa Usaha Ad Interim/ Charge d’Affaires),” ujar Roy, dikutip Rabu (9/4/2025).

Terkait kapan posisi Dubes akan diisi, Roy menyerahkan keputusan pada presiden. Menurutnya, keputusan itu kewenangan prerogatif presiden.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments