Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Semarang menghentikan sementara pencarian korban bencana longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Penghentian tersebut dilakukan lantaran cuaca buruk dan kondisi medan yang gelap gulita.
Tim gabungan akan kembali melakukan pencarian korban pada esok hari dengan harapan hujan yang terus mengguyur mereda. Hujan deras tersebut memperburuk situasi di lokasi bencana longsor di sejumlah desa yang bisa berpotensi menimbulkan longsor susulan.
Kepala Basarnas Kelas A Semarang Budiono saat memberikan pengarahan mengatakan hingga Selasa sore jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 17 orang, 11 luka-luka dan laporan orang hilang masih terus dilakukan verifikasi tim yang berada di lapangan.
Adapun korban yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Petungkriyono sebagian sudah dirujuk ke RSUD Kajen dengan cara memutari jalur Kabupaten Banjarnegara menuju Kabupaten Pekalongan.
Seluruh tim gabungan dibantu relawan berharap cuaca membaik sehingga proses pencarian maupun penyelamatan korban bencana longsor bisa secepatnya diselesaikan.