HomeEKONOMIBPS: Indonesia Akan Alami Bonus Demografi 2012-2035

BPS: Indonesia Akan Alami Bonus Demografi 2012-2035

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia akan memasuki bonus demografi 2012-2035, dengan rentang puncak usia produktif sejak 2020 hingga 2030. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah penduduk usia produktif yang mencapai dua kali lipat jumlah penduduk usia anak dan lanjut usia. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Suharti menyampaikan, momentum tersebut harus disiapkan dengan memastikan orang yang masuk usia produktif mempunyai pendidikan yang baik dan layak. Misalnya, memastikan siswa/siswi mengikuti pembelajaran dan mengemban ilmu di sekolah yang berkualitas.

Dengan begitu, mereka bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi melalui program-program dari Kemendikbud Ristek, seperti Merdeka Belajar hingga kurikulum Merdeka. Harapannya, mereka bisa menjadi SDM berkualitas, mengisi lapangan pekerjaan, dan memberikan dampak untuk perekonomian.

Lebih lanjut, Suharti menyoroti perbandingan antara jumlah perempuan dan laki-laki di dunia kerja. Dia merinci, jumlah pekerja perempuan di dunia hanya mencapai 53 persen, sedangkan laki-laki di atas 82 persen.

Untuk itu, dia menegaskan bonus demografi hanya bisa dimanfaatkan jika perempuan juga berkontribusi di bidang ekonomi, mendapatkan akses untuk masuk ke dunia kerja, dan mendapatkan kemudahan untuk bisa bekerja.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, mempersiapkan anak-anak yang sehat menjadi pondasi utama dalam menyambut Indonesia Emas 2045. Mulai dari melakukan vaksinasi hingga melakukan screening ketika mereka masuk ke dalam usia kerja.

“Melakukan screening yang lebih baik dan lebih cepat akan mengidentifikasi kelainan-kelainan yang lebih dini, sehingga bisa diobati, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi emas yang sehat pada masanya di 2045,” ujar Dante.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nunung Nuryartono berpandangan Indonesia Emas 2045 artinya Indonesia akan lepas dari negara berpendapatan rendah. Pada 2045 nanti, setidaknya pendapatan per kapita Indonesia mencapai US$ 12.000.

Untuk mewujudkan target tersebut, Nunung menyarankan agar pemerintah mulai memetakan kelompok penduduk yang berada pada kisaran setiap tahapan sehingga intervensinya tepat sasaran. Kemudian, menciptakan kontinum pembelajaran yang berkelanjutan bagi anak sejak usia dini hingga perguruan tinggi.

“Dengan demikian, kami melihat bahwa berbagai regulasi yang diarahkan untuk menyatukan semua. Misalnya, ketika kita bicara tentang stunting, ada perpresnya. Bicara tentang vokasi, ada perpresnya. Ini merupakan bagian dari Kemenko PMK untuk mengkoordinasikan dengan K/L terkait,” tuturnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments