Banjir susulan kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat. Dua kawasan yang terdampak cukup parah yakni Kampung Batu Busuak, Kecamatan Pauh, serta Kelurahan Tabing Banda Gadang Kota Padang.
Di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kamis pagi, (1/01/2026), puluhan personel TNI bersama warga dan mahasiswa melakukan pembersihan rumah-rumah yang terdampak banjir bandang.
Sejak pagi hari, mereka bergotong royong membersihkan lumpur yang memenuhi rumah warga akibat luapan sungai.
Terlihat kondisi rumah warga masih dipenuhi lumpur tebal yang terbawa arus banjir. Perabotan rumah tangga rusak, lantai dan dinding rumah kotor, serta lingkungan pemukiman dipenuhi sisa material banjir.
Warga mengaku kondisi ini semakin berat karena rumah yang baru saja dibersihkan kembali dihantam banjir susulan.
Sementara itu, luapan sungai di Kelurahan Tabing Banda Gadang merendam ratusan rumah warga. Air masuk ke kawasan pemukiman dengan ketinggian yang bervariasi, mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan kerugian materiil.
Selain membantu membersihkan rumah warga, aparat TNI juga turut membersihkan fasilitas umum serta memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan layak ditempati.
Namun hingga saat ini, sejumlah warga yang tinggal di kompleks Tabing Banda Gadang memilih tidak kembali ke rumah mereka. Sebagian mengungsi ke rumah sanak saudara, sementara lainnya mengontrak rumah di wilayah yang dinilai lebih aman, karena khawatir banjir susulan kembali terjadi.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penanganan permanen, terutama normalisasi sungai serta perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.
Hingga saat ini, warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Kota Padang