HomeBISNISAirlangga Sebut Prabowo Ingin Selamatkan Sritex agar Terus Beroperasi

Airlangga Sebut Prabowo Ingin Selamatkan Sritex agar Terus Beroperasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Prabowo menginginkan agar PT Sri Rejeki Isman (Sritex) tetap beroperasi.

“Tadi rapat dengan Bapak Presiden. Yang pertama tentu belum ingin update mengenai situasi terkini, mengenai situasi industri tekstil. Salah satunya Sritex. Arahannya beliau agar perusahaan tetap berjalan, kemudian nanti dicarikan jalan teknisnya dicarikan,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan, sebagai langkah awal, pemerintah akan berupaya agar kegiatan impor ekspor dari PT Sritex dapat terus berjalan.

“Tahap sekarang kita monitor dulu, yang pertama bea cukai sudah menyetujui bahwa impor ekspornya bisa terus berjalan. Dan ini dulu pernah dilakukan di kawasan berikat di daerah Jawa Barat. Jadi akan diberlakukan sama, sehingga impor ekspornya terus berjalan sehingga kondisi perusahaan tidak terhenti,” jelas Airlangga.

Terkait peluang pemberian talangan dana dari pemerintah, Airlangga mengaku masih membahas hal ini.

“Nanti dilihat dulu (terkait pemberian dana talangan) karena sekarang statusnya kan sudah ada kurator dan tentu harus ada pembicaraan dengan kurator,” ungkap dia.

Baca Juga: Mendag Budi Bantah Permendag 8 Biang Kerok Sritex Bangkrut

Dengan beroperasinya PT Sritex, ia berharap para tenaga kerja dapat terselamatkan dan terus bekerja. “Dengan berproduksi tenaga kerja masih bekerja,” harap dia.

Sebelumnya diberitakan, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang pada 21 Oktober 2024. Penetapan pailit ini keluar usai salah satu kreditor, yaitu PT Indo Bharat Rayon yang meminta pembatalan homologasi dan dikabulkan oleh majelis hakim.

Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan mengunjungi PT Sri Rejeki Isman (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (28/10/2024). Kunjungan ini menjawab isu pemutusan hubungan kerja (PHK), usai Sritex yang dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang.

Immanuel mengungkapkan, kehadirannya atas diperintah oleh Presiden Prabowo yang sebelumnya telah memerintahkan empat jajaran menteri mengatasi kabar pailitnya Sritex. Menurutnya, perusahaan garmen raksasa ini merupakan wajah perekonomian Indonesia yang perlu dijaga oleh negara.

“Pemerintah hadir dong dan bentuknya hari ini saya hadir di sini ini bentuk konkrit negara harus hadir di tengah-tengah kegelisahan, ini ternyata tidak ada yang gelisah,” ujarnya.

“Ketika mendapatkan informasi Sritex pailit, Presiden Prabowo langsung menugaskan 4 Menteri, (yaitu) Menteri Keuangan, BUMN, Perdagangan dan Menteri Tenaga Kerja, dan ini bentuk hadir saya hari ini adalah atas perintah presiden,” jelas Immanuel.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments