Kedutaan Besar Spanyol meminta Tim SAR Gabungan untuk perpanjang masa pencarian terhadap 3 WN Spanyol korban tenggelam KM Putri Sakinah di perairan pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (26/12/2025).
Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Spanyol, Bernardo de Sicart Escoda melalui surat resmi kepada Direktur Jenderal Protokol dan Urusan Konsuler (KEMLU), Andy Rachmianto, Direktur Protokol (KEMLU), Bayu Hari Saktiawan, Jakarta, Rabu 31 Desember 2025.
Bernardo de Sicart Escoda, mengatakan Kedutaan Besar Spanyol berharap pencarian dilanjutkan hingga sampai jenazah ditemukan karena akan sangat membantu keluarga yang selamat, yang memiliki harapan besar terhadap penemuan jenazah, setelah guncangan mengerikan yang mereka alami.
“Oleh karena itu, setelah beberapa hari, saya ingin meminta Anda untuk melanjutkan upaya pencarian sampai jenazah ditemukan. Ini akan sangat membantu keluarga yang selamat, yang memiliki harapan besar terhadap penemuan jenazah, setelah guncangan mengerikan yang mereka alami, ” tulisnya dala surat itu.
Bernado juga menyampaikan terima kasih kepada semua otoritas Indonesia yang telah menjalankan tugas dengan baik untuk menyelamatkan warga negara Spanyol dan menemukan jenazah warga negara Spanyol yang hilang.
Oleh karena itu, setelah beberapa hari, Ia ingin meminta untuk melanjutkan upaya pencarian sampai jenazah ditemukan. Ini akan sangat membantu keluarga yang selamat, yang memiliki harapan besar terhadap penemuan jenazah, setelah guncangan mengerikan yang mereka alami.
“Seperti yang disampaikan kepada kami oleh keluarga, saya sangat percaya bahwa pencarian dapat dilanjutkan. Dan saya menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan tertinggi saya, ” ujarnya.
Hingga kini, pencarian memasuki hari ke-7 atau hari terakhir masa pencarian terhadap korban.
Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso memimpin langsung pelaksanaan Operasi SAR hari ke-7.
Pada pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing operasi.
Dalam arahannya, Deputi menekankan agar seluruh unsur SAR memfokuskan penyisiran di Perairan Pulau Padar hingga Selat Lintah di sisi selatan Pulau Padar, perairan sebelah timur Pulau Komodo, perairan utara Pulau Rinca, serta pulau-pulau di sekitar Pulau Padar, seperti Pulau Serai, Pulau Siaba Besar, dan Pulau Papagarang.
Selain penyisiran permukaan, operasi hari ini juga tetap melaksanakan penyelaman serta penurunan kembali peralatan sonar milik Ditpolair Polda NTT.
Pelaksanaan Operasi SAR hari ini merupakan hasil dari rencana operasi yang telah disusun secara matang oleh Basarnas bersama Tim SAR Gabungan di Posko KSOP Labuan Bajo.
“Seluruh perhitungan dilakukan secara detail dengan mengacu pada arah arus laut sejak hari pertama kejadian hingga saat ini, lokasi penemuan barang-barang milik KM Putri Sakinah, serpihan kapal, serta lokasi ditemukannya korban pertama, termasuk peta prediksi SAR dari Basarnas pusat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk terus menjaga semangat dan optimisme. “Mari kita semua berdoa agar pada hari ini dapat ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.
Pada Operasi SAR hari ke-7 ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan sebanyak 102 personel dari berbagai unsur. Selain itu, sejumlah alutsista laut juga dikerahkan untuk mendukung penyisiran dan pencarian, yang terdiri dari kapal SAR, kapal patroli, RIB, sea rider, serta unsur kapal cepat dari Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, dan unsur terkait lainnya.