Harga sewa Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput di Jakarta telah diturunkan dari Rp 3,5 juta menjadi Rp 1,1 juta paling murah, hingga Rp 2,25 juta per bulan. Penyesuaian harga ini dilakukan untuk memastikan rusun dapat dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah, melalui proses verifikasi untuk memastikan kepatuhan terhadap prioritas yang ditetapkan.
“Presiden meminta agar prioritas diberikan kepada rakyat kecil. Kami di tim lapangan langsung mengeksekusi kebijakan ini,” ujar Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait di Rusun Pasar Rumput.
Rusun Pasar Rumput ini memang dirancang untuk menampung warga yang rentan dan berpenghasilan rendah, termasuk warga pengemis atau gelandangan yang belum memiliki tempat tinggal tetap.
Terdapat 1.984 unit di Rusun Pasar Rumput, dan sebanyak 418 unit di antaranya telah dialokasikan khusus untuk korban kebakaran di Manggarai. Unit-unit ini akan diberikan secara gratis hingga 27 Oktober 2025.
Selain itu, saat ini juga ada alokasi untuk warga yang terdampak oleh renovasi di kawasan Kali Ciliwung.
Menteri Perumahan dan Permukiman, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Sosial, serta Gubernur DKI Jakarta telah berkomitmen untuk melanjutkan sinergi guna mencapai target pembangunan yang ditetapkan oleh Presiden.
Dalam rangkaian acara penyerahan kunci secara simbolis, beberapa penghuni Rusun Pasar Rumput juga diundang untuk berbagi testimoni pengalaman mereka.
Salah satunya seorang pedagang alat tulis kantor yang beroperasi di lantai bawah rusun. Pedagang tersebut sebelumnya tinggal di Cileungsi dan harus menempuh perjalanan 2 jam menggunakan motor pribadi, atau 3 jam jika menggunakan transportasi umum.
“Jadi, total bisa sampai 6-7 jam kalau jalanan macet,” ungkapnya.
Kini, ia tinggal di Rusun Pasar Rumput dengan harga sewa Rp 1,25 juta.
Ia mengaku, rusun ini sangat membantu, karena tidak hanya mengurangi waktu perjalanan, tetapi juga memberikan keringanan finansial dan tenaga, sehingga ia dapat lebih produktif dalam bekerja.
Saat ini, tercatat sudah ada 1.314 calon penghuni yang mendaftar, baik secara online maupun offline.
Rusun Pasar Rumput ini diharapkan dapat jadi prototipe bagi pembangunan perumahan serupa di kawasan lain.