HomeHUKUM1.728 Kasus Kekerasan di Jatim, Kemenko PMK Soroti Pernikahan Dini

1.728 Kasus Kekerasan di Jatim, Kemenko PMK Soroti Pernikahan Dini

Kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (Kemenko pmk) menyebut, adanya peningkatan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia, salah satunya di wilayah Jawa Timur, yakni sebanyak 1.728 kasus tindak kekerasan.

Melonjaknya angka kasus tindak kekerasan tersebut dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang melakukan pernikahan dini dan perbedaan dalam usia.

“kekerasan terhadap perempuan,nah ini juga sebenernya pelaporan-pelaporan yang kita lihat semakin meningkat angkanya kalau kalkularasinya kan tadi menurun,kenapa kemudian mengalami peningkatan ini juga termasuk salah satunya juga disebabkan dari terjadinya perkawinan secara dini,karena relasi kuasa yang tidak seimbang,antara suami dan istri,suaminya lebih dewasa,si A nya masih anak-anak sehingga banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam arti yang sudah menikah ini” kata Woro Srihastuti Sulistyaningrum Deputi IV kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (Kemenko pmk ) saat jumpa pers di Kemenko pmk, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin(7/10/2024).

Selain itu, Woro menambahkan, menurut data sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak atau simfoni PPA angka kasus paling tertinggi terjadi di Jawa Timur.

“Memang jawa timur itu dari sisi jumlah penduduknya memang tinggi,makanya kenapa laporannya cukup banyak disana,jadi kita harus ber hati-hati didalam mencermati data-data kekerasan terhadap perempuan dan anak,kalo kita melihat lokasi,karena kalo kita bicara lokasi kita melihat jumlah penduduknya berapa ni,kalau jumlah penduduknya banyak artinya kemungkinan terjadinya kekerasan memang ljadi ebih tinggi,kalau jumlah penduduknya dikit tetapi laporan kasus kekerasan tinggi itulah yang harus kita cermati” tambahnya.

Yakni, sebanyak 1.728 kasus kekerasan, disusul Jawa Tengah 1.603 kasus dan Sulawesi Selatan 1.111 kasus.

“Jawa Timur kalo kami lihat disini,jawa timur sebentar 1.728 anak korban kekerasan di indonesia berdasarkan data simfoni ppa 7 Oktober 2024,jadi ada 1.728,yang kedua adalah Jawa Tengah 1.603,nah yang berikutnya adalah Sulawesi Selatan 1.111 ini kalo kita bicara kasus” bebernya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments