HomeLINGKUNGANTumpukan Limbah Medis ditemukan di TPS Liar di Bekasi, Bikin Resah Warga

Tumpukan Limbah Medis ditemukan di TPS Liar di Bekasi, Bikin Resah Warga

Dugaan pembuangan limbah medis secara ilegal ditemukan warga di kawasan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kampung Jarakosta, Desa Danauindah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Temuan ini pertama kali diketahui oleh warga sejak beberapa bulan terakhir.

Salah satu pegiat lingkungan, Sopyan (40) menjelaskan kronologi penemuan limbah medis tersebut. Warga yang tengah mencari rumput untuk pakan ternaknya menemukan adanya limbah medis yang tercecer di lokasi pembuangan sampah liar tersebut.

“Awalnya ada seorang warga, sedang mengambil rumput untuk pakan kambing. Saat itu, dia menemukan tumpukan sampah yang ternyata berisi limbah medis. Setelah dikonfirmasi ke kami, tim Kawali langsung mengecek ke lokasi,” ujar Sopyan saat ditemui di lokasi, Kamis (13/11/2025).

Menurutnya, dari hasil penelusuran di lokasi, dirinya menemukan berbagai jenis limbah medis seperti botol infus, selang, jarum hingga sarung tangan yang berserakan di TPS liar tersebut. Sopyan menduga, sebagian besar limbah medis tersebut sudah dibakar oleh oknum yang membuangnya untuk menghilangkan jejak.

“Yang ditemukan itu kebanyakan bekas selang infus, botol infusan, jarum tangan kaget, dan bekas jarum suntik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sopyan mengatakan lokasi pembuangan tersebut diduga berdiri di atas lahan yang berstatus TPS ilegal. Ia menilai keberadaan limbah medis di lokasi itu sangat meresahkan warga sekitar. Sopyan juga menuding lemahnya pengawasan pemerintah menjadi salah satu penyebab pembuangan limbah medis secara ilegal itu.

“Sangat meresahkan, apalagi ini limbah bekas penyakit. Bisa menyebar dan berbahaya bagi lingkungan maupun kesehatan warga,” tegasnya.

“Harusnya pemerintah setempat, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tegas menindak pelaku. Tapi yang terjadi justru seolah dibiarkan dan tutup mata,” lanjutnya.

Meski pelaku pembuangan limbah medis itu belum diketahui identitasnya, Sopyan memastikan aktivitas ilegal tersebut telah berlangsung berulang kali. Bahkan, pelaku pembuangan saat ini masih dicari identitasnya, guna mengungkap rumah sakit asal limbah-limbah tersebut dibuang.

“Pelakunya sudah diketahui dari wajahnya saja, tapi belum tahu namanya. Ia sering terlihat buang limbah, bisa tiap hari, tiap malam,” ujarnya.

Dirinya mendesak agar aparat dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penindakan dan investigasi mendalam terhadap pelaku serta pihak yang terlibat.

“Kami dari Kawali mendorong pemerintah bersikap tegas dan memperkuat sistem monitoring agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkas Sopyan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments