Menteri Perindustrian (Menperin) RI Agus Gumiwang Kartasasmita menanggapi insiden paparan radioaktid cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Ia mengatakan keselamatan menjadi prioritas dunia industri.
“Kita tetap menghadapankan keselamatan, public health, agar konsumen itu betul-betul bisa terjamin keselamatannya ketika mereka beli produknya. Itu tidak bisa dinegosiasikan,” kata Agus usai Investor Daily Round Table di Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Agus mengatakan pihaknya sudah menyiapkan regulasi yang menyasar pada pelaku industri untuk mengantisipasi dampak dari penjajakan radioaktif. Agus memastikan regulasi tersebut dapat segera diresmikan.
“Kami akan menyiapkan sebuah regulasi yang mewajibkan kawasan industri dan pabrik-pabrik yang ada di Indonesia untuk memberikan laporan dari hasil survey Radiation Portal Monitoring (RPM). Ini sudah ada teknologinya. Ada dua pilihannya, (pertama,) mewajibkan industri untuk membeli peralatan tersebut, atau industri bisa bekerjasama dengan pihak ketiga untuk melakukan survey. Kami memilih yang kedua. Yang penting bagi kami nantinya seluruh kawasan industri memberikan laporan berkaitan dengan hasil survey RPM. Harus setiap tiga bulan. Itu upaya kita untuk notifikasi agar supaya kejadian-kejadian seperti ini tidak akan terulang,” tambah Agus.
Sebagai informasi, paparan radiasi Cs-137 ditemukan di sepuluh titik di Cikande. Saat ini Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tengah melakukan upaya penanganan paparan zat radioaktif tersebut lewat upaya dekontaminasi.