HomeLINGKUNGANSampah di Puskesmas Mulai Mengeluarkan Belatung, Mengganggu Pelayan Kesehatan

Sampah di Puskesmas Mulai Mengeluarkan Belatung, Mengganggu Pelayan Kesehatan

Tumpukan sampah setinggi sekitar dua meter dengan panjang mencapai 25 meter terlihat menggunung di area Puskesmas Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sampah yang tak kunjung diangkut selama hampir dua pekan tersebut kini dipenuhi belatung dan menimbulkan bau menyengat hingga menyebar ke Jalan Raya di sekitar puskesmas.

Kondisi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas dan pelayanan kesehatan di Puskesmas Serpong. Bau menyengat yang berasal dari tumpukan sampah membuat tenaga kesehatan dan pasien merasa tidak nyaman. Sejumlah keluhan pun datang, baik dari pihak puskesmas maupun warga sekitar.

Ali Yasin (70), petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, membenarkan bahwa sampah di puskesmas belum dapat diangkut karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang masih ditutup.

“Memang kondisinya seperti ini. Sampah di puskesmas belum diangkut karena Cipeucang masih belum menerima. Kami masih mencari lokasi pembuangan sementara,” ujar Ali di lokasi pada Kamis 18/12/2025.

Ia menjelaskan, tumpukan sampah tersebut telah dipenuhi belatung yang terus bermunculan meski sudah dilakukan penyemprotan obat pembasmi.

“Belatung sudah banyak. Walaupun disemprot obat, yang di atas memang mati, tapi yang di bawah masih terus muncul,” katanya.

Menurutnya, belatung bahkan sudah menyebar hingga ke badan jalan dan harus dibersihkan setiap hari. Kondisi tersebut telah berlangsung lebih dari satu minggu dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera teratasi.

Akibatnya, pelayanan kesehatan di Puskesmas Serpong menjadi terganggu. Sejumlah petugas kesehatan menyampaikan keluhan karena bau yang semakin menyengat, sementara warga yang datang untuk berobat juga merasa risih dan tidak nyaman.

“Banyak pasien yang mengeluh karena baunya sangat mengganggu. Situasi ini tentu berdampak pada kenyamanan dan kualitas pelayanan kesehatan,” ujar salah satu warga yang hendak berobat.

Hingga kini, warga dan pihak puskesmas berharap adanya penanganan segera dari pemerintah daerah agar sampah dapat segera diangkut dan pelayanan kesehatan kembali berjalan normal.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments