HomeEKONOMIKemensos Salurkan Rp 89 Miliar untuk Penanganan Bencana Sumatera

Kemensos Salurkan Rp 89 Miliar untuk Penanganan Bencana Sumatera

Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 89 miliar untuk penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemensos untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan merata.

“Total bantuan Kemensos per 11 Desember kemarin itu kita sudah mencapai Rp 89 miliar lebih,” kata Gus Ipul dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Gus Ipul menjelaskan bahwa langkah awal yang dilakukan Kementerian Sosial adalah memastikan ketersediaan stok logistik di setiap provinsi, kabupaten, dan kota, serta di sejumlah titik hingga tingkat kecamatan dan desa. Kesiapan logistik di berbagai wilayah disebut menjadi fondasi penting dalam merespons kondisi darurat bencana.

Selain itu, bantuan Kementerian Sosial mencakup pengoperasian dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi di wilayah Sumatera-Aceh.

Saat ini, terdapat 39 dapur umum dari Kemensos yang aktif dan mampu memproduksi lebih dari 400 ribu porsi makanan setiap hari. Namun, jumlah produksi tersebut bersifat dinamis dan menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Gus Ipul menambahkan bahwa pelaksanaan dapur umum dilakukan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan Polri. Kolaborasi tersebut dilakukan agar pelayanan kepada pengungsi dapat berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik.

Lalu, Kementerian Sosial telah menyalurkan beras reguler ke wilayah sejumlah daerah terdampak bencana. “Kami juga mengirimkan beras reguler seperti ke Aceh juga ke Sumatera sebanyak 100 ton lebih,” tutur Gus Ipul.

Bantuan Kemensos yang mencakup logistik, layanan dapur umum, serta kebutuhan dasar lainnya bagi para korban banjir dan longsor diharapkan dapat mendukung proses pemulihan pascabencana.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial mengusulkan skema bantuan sosial baru kepada Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Bantuan tersebut dirancang dalam bentuk bantuan langsung tunai sementara (BLTS) kebencanaan guna membantu korban bencana memenuhi kebutuhan hidup pascabencana.

“Kami juga akan mengusulkan adanya bansos adaptif dalam rangka pemulihan ekonomi korban bencana alam dalam bentuk BLTS kebencanaan. Ini adalah usulan kami pak presiden,” pungkas Gus Ipul.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments