HomePOLITIKResmi Jadi Ibukota Politik 2028, November 2025 Gedung Legislatif dan Yudikatif Mulai...

Resmi Jadi Ibukota Politik 2028, November 2025 Gedung Legislatif dan Yudikatif Mulai Dibangun di IKN

Setelah resmi ditetapkan sebagai ibukota politik melalui Perpres nomor 79 tahun 2025, Pemerintah melalui Otorita IKN akhirnya mulai membangun komplek gedung Legislatif dan Yudikatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP IKN di Kalimantan Timur. Rencananya, proyek yang mulai dibangun pada bulan November 2025 itu, ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027 mendatang.

Proyek pembangunan di KIPP IKN di Kalimantan Timur terus dikebut, menyusul terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 tahun 2025 yang telah resmi menetapkan IKN sebagai Ibukota Politik tahun 2028 mendatang. Oleh sebab itu, pembangunan fase kedua di KIPP IKN pun resmi dimulai pada bulan November 2025 ini.

Salah satunya, seperti proyek pembangunan komplek gedung Legislatif dan Yudikatif yang kini telah selesai melewati tahap lelang. Proyek pembangunan komplek gedung Legislatif dan Yudikatif di IKN pun dipastikan bakal langsung dimulai pada bulan November 2025, dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027 mendatang.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengatakan, per bulan November 2025 ini, pembangunan fase kedua di IKN akan dimulai. Salah satunya adalah proyek pembangunan kawasan Legislatif dan Yudikatif.

“Jadi mulai di November 2025 ini, akan mulai pembangunan fase kedua untuk kawasan Yudikatif dan Legislatif,” ujar Basuki di IKN, Kamis (30/10/2025) Pagi.

Menurut Basuki, salah satu dampak nyata dari dimulainya pembangunan fase kedua di IKN ini, diantaranya adalah kawasan IKN nantinya akan semakin ramai oleh para pekerja, bukan hanya dari kalangan ASN Kementerian, namun juga dari para pekerja kontruksi.

Pasalnya, jika pada pembangunan fase pertama hanya membutuhkan 7 ribu hingga 8 ribu pekerja kontruksi, namun pada pembangunan fase kedua akan menyerap hingga 20 ribu pekerja kontruksi.

Hal ini lantaran pembangunan di IKN fase kedua ditargetkan harus rampung pada akhir tahun 2027 mendatang, sehingga bisa beroperasi penuh sebagai Ibukota Politik pada tahun 2028 mendatang.

“Bisa dilihat sekarang kalau yang untuk pembangunan batch pertama, di HPK hanya ada sekitar 7 ribu, 8 ribu orang, tapi nanti setelah November 2025 ini bisa mencapai 20.000 orang karena harus selesai dalam waktu tiga tahun,” lanjut Basuki.

Sementara itu, proyek pembangunan di IKN selain fase kedua, tetap akan dilanjutkan pada fase ketiga, yang akan berlangsung selama tiga tahun kedepan.

“Nanti ini batch kedua, batch ketiganya nanti tahun 2026, jadi progres multiyearsnya 2025, 2026, 2027, nanti batch ketiga 2026,2027, dan terakhir 2028,” tegasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments