Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 3 Jakarta, Rano Karno, merespons mengenai target ekonomi yang ingin dicapai jika dirinya terpilih nanti. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memastikan pembangunan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sudah disahkan oleh DPRD untuk tahun 2024.
“Artinya dengan yang namanya Jakarta Fund, kita bisa memberikan target jauh lebih tinggi, tapi memang memerlukan waktu. Artinya gini, 2024 itu APBD sudah diketuk oleh DPRD, kita pasti harus prioritaskan pembangunan itu dulu,” ujar Rano.
Rano menekankan bahwa pembangunan yang telah diatur dalam APBD 2024 harus menjadi prioritas, dan program-program tambahan baru akan dipertimbangkan di tahun berikutnya.
“Artinya gini, 2024 itu APBD sudah diketuk oleh DPRD, kita pasti harus prioritaskan pembangunan itu dulu,” sambungnya.
Lebih lanjut, Rano Karno menjelaskan bahwa setelah tahun 2024, ketika memasuki tahun berikutnya, ia akan fokus pada perubahan serta pelaksanaan program-program baru yang direncanakan untuk tahun 2025.
“Nah kita baru bisa masuk di perubahan, itulah target kita, berapa besar nih? Karena itu wacananya seperti itu, nanti tentu harus pertunjuan DPRD kan, misalnya maaf, kami mau bikin balai rakyat di 2024 belum ada program itu, nanti baru masuk di perubahan 2025,” ungkapnya.
Rano menegaskan bahwa perubahan ini akan membutuhkan persetujuan DPRD dan akan dievaluasi lebih lanjut di tahun 2025 sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat.